Memakai Alat Ini Leasing Bisa Aman dari Rugi Bandar

VIVA – Pandemi Virus Corona masa ini menghantam berbagai dunia jalan, termasuk industri otomotif. Salah satunya adalah perusahaan pembiayaan kredit kendaraan atau leasing. Sebab, leasing kudu mengencangkan ikat pinggang karena relaksasi kredit yang diamanatkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) selama masa pandemi ini. Selain itu, ada kemungkinan unit mobil yang merupakan aset perusahaan leasing sebelum dibayar dasar, hilang…

Memakai Alat Ini Leasing Bisa Aman dari Rugi Bandar

VIVA   –  Pandemi Virus Corona saat ini memukul berbagai dunia usaha, termasuk pabrik otomotif. Salah satunya adalah perusahaan pembiayaan kredit kendaraan atau leasing.

Sebab, leasing harus mengencangkan ikat pinggang karena relaksasi kredit yang diamanatkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) semasa masa pandemi ini. Selain tersebut, ada kemungkinan unit mobil yang merupakan aset perusahaan leasing sebelum dibayar lunas, hilang atau sengaja tak dikembalikan oleh kreditur nakal.

Jika hal itu berlaku, leasing pun makin merugi. Karena tidak hanya dana yang dikeluarkan buat pembiayaan mobil kreditur tidak dibayarkan,   unit mobilnya  pun  jatuh.

Pendiri dan Chief Executive Officer Fox Logger Alamsyah Cheung menegaskan, pihaknya mampu memastikan leasing bisa memitigasi risiko itu dengan efektif. Hal itu ialah dengan  memasang alat pelacak ( tracker ) GPS di setiap unit mobil yang dibiayai kreditnya.

Leasing tersebut kan pinjamkan uang (ke kreditur) untuk membeli mobil itu kan. Jadi selama belum lunas itu masih jadi asetnya leasing , ” ujarnya kala berbincang dengan VIVA Otomotif , dikutip Rabu 17 Juni 2020.

Dengan menggunakan GPS tracker menurutnya, risiko hilangnya mobil yang disebabkan kreditur nakal bisa diminimalisir. Leasing bisa mengaktifkan alat pelacak tersebut untuk mengetahui dan menarik unit mobil kreditan yang bermasalah itu.

“Jangan sampai kondisi Corona ini memusingkan. Kerugian dari konsumen yang NPL ( Non Performing Loan /Kredit macet) ini mampu diminimalisir asal mobilnya tidak habis, ” tambahnya.

Tempat pun mengatakan, pemasangan GPS tracker itu juga bisa meminimalisir terjadinya kehebohan yang disebabkan oleh dept collector yang mencari mobil yang kreditnya problematis. Apalagi saat ini penggunaan uluran tangan pada masa pandemi ini diminta pemerintah untuk tidak dilakukan.

Baca juga:   Ngacir Pakai 8 Roda, Mobil Cantik Ini Bikin Heboh Jalanan

“Kalau hilang dan kandas kredit, leasing bisa langsung aktifkan (GPS tracker ). Dept collector sifatnya untuk terakhir lah, karena kan biasanya banyak pesinetron, ” ungkapnya.

Lebih lanjut dia menjelaskan, yang memilah Fox Logger dengan GPS tracker yang lain adalah server platform aplikasi yang dimanfaatkan. Titik koordinat yang dipakai kendati dikembangkan sendiri oleh perusahaan. Dengan demikian data yang dihasilkan mampu lebih akurat dan aman.

Bagi pengkredit mobil, dia menegaskan bahwa tak perlu kacau terkait pemasangan GPS traker ini. Pokok, alat ini baru akan diaktifkan sesuai standar operasional prosedur leasing jika ada permasalahan dengan pembayaran rekognisi.

Selain itu, semasa unit mobil yang masih dicicil itu hilang, kreditur bisa tepat berkoordinasi dengan pihak leasing . Sehingga kendaraan tersebut bisa dilacak dan dimatikan dengan total.

Pemasangan GPS tracker di unit mobil baru dengan dikredit pun dikatakan  sudah diterapkan perusahaan leasing di banyak negara. Sehingga efektifitasnya sudah terbukti.