Jenis Pelat Nomor Kendaraan di Nusantara Bertambah Satu

VIVA – Setiap kendaraan bermotor yang melintas pada jalan raya, wajib dibekali dengan pelat nomor. Fungsinya adalah untuk memudahkan identifikasi serta pendataan dalam kepolisian. Ada beberapa jenis warna pelat nomor yang diizinkan buat digunakan di Indonesia. Berdasarkan Susunan Kapolri nomor 5 tahun 2012 tentang Registrasi dan Identifikasi Organ Bermotor, pada pasal 39 ayat 3 tertera bahwa Tanda…

Jenis Pelat Nomor Kendaraan di Nusantara Bertambah Satu

VIVA   –  Setiap instrumen bermotor yang melintas di berkepanjangan raya, wajib dibekali dengan pelah lidah nomor. Fungsinya adalah untuk melecehkan identifikasi serta pendataan di kepolisian.

Ada beberapa macam warna pelat nomor yang diizinkan untuk digunakan di Indonesia. Bersandarkan Peraturan Kapolri nomor 5 tarikh 2012 tentang Registrasi dan Rekognisi Kendaraan Bermotor, pada pasal 39 ayat 3 tertera bahwa Keterangan Nomor Kendaraan Bermotor dengan dasar hitam dan tulisan putih buat perseorangan dan sewa.

Lalu, dasar kuning dengan tulisan hitam untuk kendaraan angkutan ijmal, dasar merah dan tulisan putih untuk kendaraan bermotor dinas pemerintah, dasar putih dan tulisan biru untuk kendaraan Korps Diplomatik negeri asing, serta dasar hijau dengan tulisan hitam untuk kendaraan pada kawasan perdagangan bebas.

Namun, kini Nusantara menerapkan satu lagi jenis warna TNKB, yakni hitam dengan gubahan putih dan ada garis ningrat di bagian bawah. Hal itu diungkapkan oleh Kepala Seksi STNK Subdit Regident Ditlantas Polda Metro Jaya, Kompol Martinus  Aditya.

Baca Juga:   Bikin Airbag Mobil Semakin Aman, Gratis dan Gak Menetapkan Keluar Rumah

“Pelat nomor khusus kendaraan listrik ada tambahan lis warna biru di bagian bawah, tepatnya di era berlaku pajak. Tujuannya, untuk memilah bahwa ini adalah mobil listrik, ” ujarnya kepada VIVA Otomotif, Senin 28 September 2020.

Menurut Martinus, saat ini pelat nomor spesifik tersebut sudah bisa didapatkan sebab para pemilik kendaraan bermotor dengan digerakkan energi listrik.

“Sudah didistribusikan ke jajaran. Nanti saat ada pendaftaran kendaraan elektrik, kami berikan pelat nomor itu, ” tuturnya.

Jadi informasi, regulasi pendaftaran kendaraan bermotor dengan penggerak listrik mengacu kepada pasal 12 ayat 1 Susunan Pemerintah nomor 55 tahun 2012, yang menyebutkan bahwa jenis kendaraan tersebut wajib didaftarkan di Regident Polri.