Gerak laku Brutal Polisi Tendangi Pemotor Acap Terekam Kamera

VIVA – Belakangan ini, status penjaga di seluruh dunia sebagai pengayom masyarakat dicemarkan oleh beberapa ulah brutal. Dimulai dari kasus wafatnya George Floyd akibat kekerasan petugas, hingga seorang tukang bangunan di Meksiko yang tewas akibat luka di kepala dan lubang pelor pistol polisi di kakinya.

Gerak laku Brutal Polisi Tendangi Pemotor Acap Terekam Kamera

VIVA   –  Belakangan tersebut, status polisi di seluruh negeri sebagai pengayom masyarakat dicemarkan oleh beberapa aksi brutal. Dimulai sejak kasus tewasnya George Floyd kelanjutan kekerasan petugas, hingga seorang tukang bangunan di Meksiko yang mati akibat luka di kepala dan lubang peluru pistol polisi pada kakinya.

Floyd memiliki perlakuan tidak manusiawi, yakni lehernya diinjak oleh petugas yang menangkapnya. Buntut dari kasus tersebut, oknum polisi itu bersama beberapa rekannya kini sedang menjalani sidang tanda etik.

Sementara tersebut, tukang bangunan di Meksiko dengan bernama Giovanni Lopez itu ditangkap, karena tidak mengenakan masker zaman negara tersebut sedang dalam posisi lockdown untuk mencegah penyebaran virus COVID-19.

Menurut laporan autopsi, Lopez menderita luka berat di kepala dan luka tembak di kaki. Warga Meksiko kemudian menggelar aksi penentangan, dengan cara turun ke jalan. Mereka terinspirasi oleh kasus Floyd di Amerika Serikat.

Baca Juga: Kendaraan Roda Dua Diperlakukan tempat VIP

Aksi sembrono polisi tidak berhenti di danau saja. Dilansir VIVA Otomotif dari Thesundaily, Rabu 10 Juni 2020, seorang polisi Malaysia yang sedang bersambang di Kuala Lumpur, berpapasan secara dua orang yang mengendarai motor. Petugas melihat ada gerak-gerik mencurigakan dari mereka.

Saat diminta berhenti, si pengendara motor malah memutar pulih kendaraannya, berusaha kabur dari cegatan. Dua petugas kemudian melakukan pengejaran. Aksi tersebut terhenti, akibat pemotor hilang keseimbangan dan jatuh.

Petugas pertama yang lulus mengejar, dalam video tampak menendang pengendara berkali-kali. Sementara, si pengikut disebutkan berhasil melarikan diri dengan berlari menjauh dari lokasi.

Petugas kedua yang tiba, berusaha menenangkan rekannya. Namun, dia juga hilang keseimbangan saat hendak memasang standar motor dan kesudahannya terjerembap. Sementara itu, aksi sembrono terus dilakukan oleh petugas mula-mula.

Kasus itu masa ini sedang ditangani oleh bagian berwajib. Belum diketahui, apa hukuman yang dijatuhkan pada oknum aparat itu. Sebab, mereka telah merusak nama baik polisi.