Disayang Petugas, Pemotor Ini Malah Lempar Puntung Rokok

VIVA – Masih banyak pengguna ustaz yang mengindahkan aturan berlalu lintas. Mulai dari tidak mengenakan helm, melawan arus hingga menerobos lampu lalu lintas. Padahal, aturan dibuat agar setiap pengguna jalan bisa melintas dengan aman dan enak. Adanya pelanggaran juga berpotensi merugikan orang lain, mulai dari hal sepele seperti menimbulkan kemacetan tenggat kecelakaan.

Disayang Petugas, Pemotor Ini Malah Lempar Puntung Rokok

VIVA   – Masih penuh pengguna jalan yang mengindahkan susunan berlalu lintas. Mulai dari tak mengenakan helm, melawan arus hingga menerobos lampu lalu lintas.

Padahal, aturan dibuat biar setiap pengguna jalan bisa berjalan dengan aman dan nyaman. Adanya pelanggaran juga berpotensi merugikan orang lain, mulai dari hal kecil seperti menimbulkan kemacetan hingga penderitaan.

Salah satu model pelanggaran lalu lintas, baru-baru ini diunggah oleh Area Traffic Control System di Bandung, Jawa Barat. Beberapa titik persimpangan yang diatur lampu lalu lintas dipasangi tustel, lengkap dengan pengeras suara.

Tujuannya, supaya petugas yang memantau dari pejabat pusat bisa melakukan teguran secara langsung pada pengguna jalan yang ketahuan melakukan pelanggaran.

Dilansir  VIVA Otomotif  dari laman Instagram  @atcs. kotabandung , Minggu 5 Juli 2020, rekaman CCTV memperlihatkan bagaimana seorang pengendara sepeda motor sengaja mengambil aliran berlawanan, saat tengah berada pada persimpangan. Ia melakukan itu, berharap bisa segera meluncur tanpa harus terjebak antrean.

Aparat yang memantau lewat CCTV, lalu meminta pemotor tersebut untuk tertinggal dan kembali ke jalur semula. Dalam video, tampak pemotor itu dengan terpaksa menuruti kemauan aparat. “Silahkan mundur, hargai pengguna hidup yang sudah tertib dan antre, ” ujar petugas.

Sang petugas kemudian menyoroti soal perlengkapan berkendara dengan wajib dikenakan saat masa pandemi COVID-19, yakni  masker . Sebab, pemotor tersebut terlihat tidak mengenakannya.

Tak cuma itu, ia juga terlihat asyik mengisap rokok sembari berkendara. Real, hal itu jelas-jelas sudah dilarang untuk dilakukan karena bisa tabun dan bara apinya bisa menghalangi pemotor lain.

“Terpantau juga Anda tidak mengenakan  masker . Sesuai protokol kesehatan yang sudah berlaku, ketika berkegiatan di luar rumah diwajibkan mengenakan  masker. & terpantau  Anda berkendara sembari merokok. Silahkan dimatikan pak rokoknya, kritis, ” tutur petugas.

Kesal karena terus mendapat nasihat, pemotor tersebut akhirnya membuang rokok dengan cara melemparkannya ke pokok CCTV.

“Kami mengimbau karena kami sayang. Tapi, kok kasih sayang dibalas dengan putus rokok yang melayang, ” tulis pemilik akun.