Cuma Sepeda Listrik Ini yang Boleh Dikendarai di Jalan

VIVA – Kementerian Perhubungan telah menerbitkan Peraturan Gajah nomor 45 tahun 2020, dengan mengatur soal kendaraan tertentu dengan menggunakan penggerak motor listrik. Di dalam aturan itu, tercantum beberapa jenis kendaraan tertentu dengan penggerak generator listrik yang diizinkan untuk berjalan di jalan raya. Mulai daripada skuter listrik, hoverboard hingga roda listrik.

Cuma Sepeda Listrik Ini yang Boleh Dikendarai di Jalan

VIVA   –  Kementerian Perhubungan telah menerbitkan Peraturan Menteri nomor 45 tarikh 2020, yang mengatur soal instrumen tertentu dengan menggunakan penggerak motor listrik.

Dalam metode itu, tercantum beberapa jenis organ tertentu dengan penggerak dinamo elektrik yang diizinkan untuk melintas pada jalan raya. Mulai dari skuter listrik, hoverboard hingga sepeda listrik.

Baca juga:   Pakai Sepeda Listrik pada Jalan Ada Syaratnya

Peraturan tersebut pula membahas soal tata cara penerapan, yakni hanya di lajur sepeda atau lajur yang disediakan istimewa. Jika jalur yang dimaksud tidak tersedia, maka dapat beroperasi dalam trotoar, namun harus memperhatikan keselamatan pejalan kaki.

Dikutip VIVA Otomotif Senin 11 Oktober 2020, pada pasal 4 bagian 1 disebutkan bahwa pengendara sepeda listrik wajib minimal berusia 12 tahun, dan wajib mengenakan helm. Apabila melintas di jalan ijmal, maka mereka yang berumur 12-15 tahun wajib didampingi oleh karakter dewasa.

Pada kausa 1, disebutkan bahwa jenis instrumen yang masuk dalam aturan tersebut adalah suatu sarana dengan menggunakan penggerak motor listrik yang dimanfaatkan untuk mengangkut orang. Jenisnya terbagi menjadi:

Skuter listrik
Kendaraan tertentu dengan ukuran roda yang kecil, dengan peralatan teknikus berupa motor listrik beroda besar atau lebih dengan tempat bersandar dan papan alas kaki dan/atau pedal, yang digerakkan dengan bersantai dan/atau peralatan mekanik berupa instrumen penggerak motor listrik untuk menjalankannya.

Hoverboard
Kendaraan tertentu bertenaga elektrik yang terdiri atas dua tumpuan kaki yang diapit oleh roda dan menggunakan teknologi sensor ataupun lainnya, dengan pengguna yang menghadapkan kemiringan kaki dan badannya.

Sepeda Roda Mulia atau Unicycle
Organ tertentu beroda satu, dengan tempat duduk dan digerakkan dengan bahan mekanik berupa motor listrik.

Otopet
Kendaraan tertentu beroda dua atau lebih, dengan papan alas kaki dan peralatan mekanik berupa mesin listrik.

Sepeda Listrik
Kendaraan tertentu yang memiliki roda dua, dilengkapi dengan logistik mekanik berupa motor listrik.

Dalam pasal tiga, ditentukan bahwa kecepatan maksimal untuk skuter listrik dan sepeda listrik adalah 25 kilometer per jam, wajib dibekali dengan lampu utama serta bel atau klakson. Sementara, untuk kendaraan jenis lainnya 6 km per jam dan hanya diwajibkan memasang alat pemantul cahaya dan rem.